Di era digital seperti saat ini, semua orang menginginkan hal yang serba praktis dan efisien. Melihat fenomena tersebut, Teknologi kini menawarkan konsep Smart Home dan Smart Things untuk memenuhi gaya hidup masa kini.

Secara sederhana, konsep ini memudahkan mengatur rumah dengan teknologi, contohnya jam tangan pintar. Jadi hanya tinggal mengucapkan perintah melalui jam tersebut, maka teknologi akan merespons.

Sebagai contoh, jika hendak mematikan lampu maka hanya tinggal memberi perintah tersebut melalui jam tangan pintar. Begitu pun jika ingin membersihkan rumah maka setelah menerima perintah, vacuum cleaner dan mesin cuci bisa langsung bekerja.

Bahkan dengan konsep ini, pemilik rumah dapat memantau rumah dari jarak jauh melalui ponsel yang terhubung dengan kamera di dalam rumah.

“Smart Home dan Smart Things memberi konsumen kendali jarak jauh pada semua perangkat yang sudah terintegrasi. Selain itu, semua perangkat yang sudah saling terintegrasi itu mampu saling berkomunikasi , seperti mesin cuci yang berkomunikasi kepada TV atau ponsel untuk memberi informasi kepada konsumen,” kata Jo Semidang, Corporate Marketing Director Samsung Electronics Indonesia.

Konsep Smart Home dan Smart Things sejalan dengan visi Internet of Thing (IOT) yang diusung oleh Samsung.

“Kami percaya bahwa saat ini adalah titik puncak dari transformasi peralatan rumah tangga. IOT akan benar-benar mengubah hubungan kita dengan teknologi. Samsung menekankan pentingnya visi IOT dan Samsung Smart Home, yaitu sebuah rumah dengan peralatan baru, sensor, konektivitas, dan komponen pintar untuk membuat hidup lebih mudah,” ucap Jo.

Untuk mewujudkan Smart Home, Samsung telah bermitra dengan industri Open Connectivity Foundation (OCF). OCF merupakan sebuah konsorsium industri yang didedikasikan untuk IOT (Internet Of Things).

Samsung juga mengakuisisi Smart Things, start up bisnis terkemuka yang mengembangkan produk yang membuat IOT dan Smart Home menjadi bagian hidup konsumen di masa depan.

Sampai saat ini Samsung telah mengembangkan sejumlah perangkat untuk menunjang konsep Smart Home, antara lain Starter Kit, Hub, Motion Sensor, Multi Sensor, dan Power Outlet. Semua perangkat itu dapat dihubungkan dengan produk rumah tangga Samsung yang dapat diatur dan dikendalikan melalui sebuah remote.

“Inovasi Smart Home yang dapat memberikan konsumen konektivitas dengan berbagai perangkat rumah tangga, Smart Things untuk memberikan mereka kemudahan dan kebahagiaan dalam kehidupan,” kata Jo.

Kini Smart Home itu bukan sekadar konsep, tetapi perlahan-lahan sudah menjadi kenyataan. Anda pun bisa mewujudkannya. Bukan di masa depan, tetapi sekarang. Tertarik? Selamat datang di Smart Home dan Smart Things Samsung.

Tags: , , , , , , , ,

Leave a Reply